Bagaimana Kita Menyembah Dalam Keindahan Kekudusan-Nya?

Kekudusan dan Ibadah yang dapat memahami sesuatu yang kita doakan agar Tuhan memberikan wahyu kepada kita. “O sembahlah TUHAN dalam keindahan kekudusan, takutlah di hadapan-Nya, seluruh bumi”, Mazmur 96:6. Kekudusan adalah keadaan menjadi suci, disucikan, disucikan dan juga berarti kemurnian, kesalehan serta kesempurnaan mutlak. Jadi bagaimana Anda menyembah Tuhan dalam keindahan Yang Mulia?

Itu berarti Anda menyembah atau memuliakan dalam keindahan kemurnian-Nya, itu berarti Anda menyembah Tuhan dalam keindahan keilahian-Nya; itu juga berarti menyembah Tuhan yang memiliki kesempurnaan mutlak. Yaitu menyembah Dia dalam keindahan kekudusan-Nya. Jadi seseorang akan menanyakan pertanyaan ini mengapa kita harus menyembah Tuhan dalam Kekudusan, mengapa dalam Kekudusan. “Bersukacitalah karena TUHAN, hai orang-orang benar, dan bersyukurlah karena mengingat kekudusan-Nya” Mazmur 97:12 “Tetapi sama seperti Dia yang telah memanggil kamu kudus, jadilah kudus dalam segala macam percakapan; karena ada tertulis,  baca surat Yasin Jadilah kamu kudus; karena Aku kudus”.

1 Petrus 1:15-16 Tuhan dihias dalam Kekudusan, Tuhan diselimuti Kekudusan, kemanapun Tuhan bergerak menuju kekudusan bergerak bersamanya dan kekudusan itulah yang dia jalani, Tuhan sudah kesempurnaan mutlak, Tuhan sudah dikuduskan, dan Tuhan murni,. Jadi, pikirkan tentang bagaimana Anda mendekati-Nya. Hal mendasar adalah Tuhan itu Kudus jadi bagaimana Anda mendekati-Nya? Saya tidak berbicara tentang takut akan Tuhan, saya hanya berbicara tentang menjalani hidup kita yang Kudus dan dengan hormat akan siapa Dia.

Kita begitu terbiasa berjalan dengan Tuhan yang penuh dengan dosa dan hati nurani kita karena Rasul Paulus telah “dibakar dengan besi panas”. Kita tidak lagi peduli atau berpikir dua kali Bagaimana Tuhan harus disembah, kita suka mempersenjatai Tuhan, menyembah Tuhan sehingga dia bisa melakukan apa yang kita rasakan. Kami melihat ibadah sebagai hiburan seperti beberapa olahraga yang Anda tonton di TV. Kami menggunakan ibadah sebagai sesi perasaan yang baik, saya perlu merasa baik, saya tertekan dan Anda bernyanyi bersama tidak berfokus pada Tuhan tetapi pada diri sendiri kehilangan kesempatan untuk bertemu Tuhan sehingga Anda bisa merasa baik. Tuhan itu Kudus begitu juga segala yang dimiliki-Nya.

Tuhan dalam Imamat 19 mengatakan Jadilah Kudus seperti Aku Kudus, jadi sembahlah Tuhan dalam Kekudusan. Ibadah juga merupakan penjumlahan atau penambahan dari beberapa kualitas dan Kekudusan adalah kepribadian utama dan gaya hidup yang dijalani. Kekudusan adalah pusat bagi Tuhan, jadi itu juga harus menjadi pusat bagi kita.

Ingat Tuhan itu Kudus jadi seharusnya kita seperti itu, mengenal Tuhan lebih banyak dan saya berdoa agar Tuhan mengungkapkan kepada Anda pentingnya penyembahan dan kekudusan. Dengan pengertian siapa Tuhan itu ibadah kita tidak boleh biasa-biasa saja atau apa yang kita pakai. Menyembah Tuhan tidak hanya dalam sikap, hati, keyakinan, pikiran, tetapi kepribadian yang takut dan hormat kepada Tuhan dan kemudian menyembah-Nya dalam Keindahan Kekudusan-Nya.